Media dan Minoritas

Apa yang terlintas di benak kita mendengar kata minoritas? Apa pula yang terpikirkan ketika kedua kata media dirangkai dengan kata minoritas? Mendengar kata minoritas sebagian dari kita bisa jadi teringat kata rasisme, kelompok marginal. Sebagian lagi dari kita akan teringat  tragedi genosida atau pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok seperti pembantaian bangsa Helvetia oleh Julios Cesar, pembantaian bangsa Yahudi oleh Nazi Jerman, atau pembantaian Rohingya.

Apa itu minoritas? Apa definisi minoritas? Bagaimana pula media mempresentasikan kelompok minoritas tersebut?

Namun yang pasti, Deklarasi Hak-hak Minoritas 1992 telah menegaskan melindungi hak-hak minoritas sebagai sebagai bangsa, etnis, agama, dan bahasa. Mereka yang minoritas dalam hal-hal tersebut berhak untuk menikmati budaya mereka sendiri, memeluk dan menjalankan agama mereka masing-masing dan menggunakan bahasa mereka sendiri. Hal ini dilakukan baik secara privat maupun publik dengan bebas tanpa campur tangan atau tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun.

Karenanya menjadi penting untuk mengeksplorasi isu-isu terkait topik minoritas secara akademis guna memberikan pemahaman yang lebih tentang berbagai isu terkait minoritas. Mari mengali ilmu dan berbagi sebagai sebuah pengabdian untuk negeri!

Advertisements